Membaca paritta pagi
Kebaktian pagi lengkap dengan teks Pāli dan artinya. Kalau membaca bersama di vihāra, tampilkan di layar besar.

SUBUH DI KUṬI
Gratis, tanpa iklan, dan bisa dibuka tanpa internet. Untuk umat Buddha Theravāda di Indonesia.
Kebaktian pagi lengkap dengan teks Pāli dan artinya. Kalau membaca bersama di vihāra, tampilkan di layar besar.
SETAHUN DI VIHĀRA
Tanggalnya dihitung dari peredaran bulan. Tiap hari besar punya rangkaian kebaktiannya sendiri di Paramita.

perkiraan
Memperingati berkumpulnya 1.250 Arahat dan Ovāda Pāṭimokkha.
DI PARAMITA

perkiraan
Memperingati kelahiran, pencapaian Penerangan Sempurna, dan parinibbāna Buddha.
DI PARAMITA

perkiraan
Memperingati khotbah pertama Buddha, Dhammacakkappavattana Sutta.
DI PARAMITA

perkiraan
Umat berdana jubah dan kebutuhan lain kepada Saṅgha setelah masa vassa.
DI PARAMITA
ISI APLIKASI
Renungan dari Dhammapada, latihan yang pas untuk jam ini, dan catatan latihan minggu ini.
Huruf Pāli lengkap dengan tanda bacanya, dibaca berurutan dalam satu rangkaian kebaktian.
Kamar meditasi yang tenang. Dari jendelanya terlihat halaman kuṭi, yang berubah mengikuti jam dan cuaca.
Uposatha, hari besar, dan Masa Kaṭhina sudah ditandai. Kegiatan dari vihāra terdekat tampil lebih dulu.
Pelajaran singkat, mulai dari dasar dan riwayat Buddha sampai Paṭiccasamuppāda.
Pengurus menyusun jadwal Kathina atau uposatha di banyak tempat, lalu membagikannya ke grup WhatsApp sebagai gambar dan teks.






Tangkapan layar dari ponsel.
PERJALANANMU
Mulai perjalananmu hari ini0 sesi
RENUNGAN HARI INI
Manopubbaṅgamā dhammā, manoseṭṭhā manomayā;Manasā ce paduṭṭhena, bhāsati vā karoti vā;Tato naṃ dukkhamanveti, cakkaṃva vahato padaṃ.
Pikiran mendahului segala sesuatu; pikiran adalah pemimpin, segala sesuatu dibentuk oleh pikiran. Bila seseorang berbicara atau bertindak dengan pikiran yang buruk, maka penderitaan akan mengikutinya, bagaikan roda mengikuti jejak kaki lembu yang menariknya.
Dhammapada 1 · Yamakavagga
Manopubbaṅgamā dhammā, manoseṭṭhā manomayā;Manasā ce pasannena, bhāsati vā karoti vā;Tato naṃ sukhamanveti, chāyāva anapāyinī.
Pikiran mendahului segala sesuatu; pikiran adalah pemimpin, segala sesuatu dibentuk oleh pikiran. Bila seseorang berbicara atau bertindak dengan pikiran yang murni, maka kebahagiaan akan mengikutinya, bagaikan bayangan yang tak pernah meninggalkan bendanya.
Dhammapada 2 · Yamakavagga
Na hi verena verāni, sammantīdha kudācanaṃ;Averena ca sammanti, esa dhammo sanantano.
Kebencian tidak akan pernah berakhir bila dibalas dengan kebencian; kebencian hanya akan berakhir bila dibalas dengan cinta kasih. Inilah hukum abadi.
Dhammapada 5 · Yamakavagga
Sabbapāpassa akaraṇaṃ, kusalassa upasampadā;Sacittapariyodapanaṃ, etaṃ buddhāna sāsanaṃ.
Tidak melakukan segala kejahatan, menambah kebajikan, serta menyucikan batin — inilah ajaran para Buddha.
Dhammapada 183 · Buddhavagga
Akkodhena jine kodhaṃ, asādhuṃ sādhunā jine;Jine kadariyaṃ dānena, saccenālikavādinaṃ.
Taklukkanlah kemarahan dengan cinta kasih; taklukkanlah kejahatan dengan kebaikan; taklukkanlah kekikiran dengan kemurahan hati; taklukkanlah kebohongan dengan kejujuran.
Dhammapada 223 · Kodhavagga
Sahassamapi ce vācā, anatthapadasaṃhitā;Ekaṃ atthapadaṃ seyyo, yaṃ sutvā upasammati.
Daripada seribu kata yang tanpa makna, lebih baik sepatah kata yang bermakna, yang membawa kedamaian bagi yang mendengarnya.
Dhammapada 100 · Sahassavagga
Yo sahassaṃ sahassena, saṅgāme mānuse jine;Ekañca jeyyamattānaṃ, sa ve saṅgāmajuttamo.
Walaupun seseorang menaklukkan sejuta orang dalam pertempuran, namun ia yang menaklukkan dirinya sendiri sesungguhnya adalah penakluk yang paling agung.
Dhammapada 103 · Sahassavagga
Sabbe tasanti daṇḍassa, sabbesaṃ jīvitaṃ piyaṃ;Attānaṃ upamaṃ katvā, na haneyya na ghātaye.
Semua makhluk takut akan hukuman, semua makhluk mencintai kehidupannya. Setelah membandingkan makhluk lain dengan diri sendiri, hendaknya seseorang tidak membunuh ataupun menyebabkan pembunuhan.
Dhammapada 130 · Daṇḍavagga
Attā hi attano nātho, ko hi nātho paro siyā;Attanā hi sudantena, nāthaṃ labhati dullabhaṃ.
Diri sendiri adalah pelindung bagi diri sendiri; siapa lagi yang dapat menjadi pelindungnya? Setelah dapat mengendalikan diri sendiri dengan baik, ia memperoleh pelindung yang sungguh sukar diperoleh.
Dhammapada 160 · Attavagga
Sukho buddhānamuppādo, sukhā saddhammadesanā;Sukhā saṅghassa sāmaggī, samaggānaṃ tapo sukho.
Sungguh membahagiakan kelahiran para Buddha; sungguh membahagiakan pembabaran Dhamma sejati; sungguh membahagiakan kerukunan Saṅgha; sungguh membahagiakan usaha mereka yang rukun.
Dhammapada 194 · Buddhavagga
Ārogyaparamā lābhā, santuṭṭhiparamaṃ dhanaṃ;Vissāsaparamā ñāti, nibbānaṃ paramaṃ sukhaṃ.
Kesehatan adalah keuntungan terbesar; kepuasan adalah kekayaan termulia; kepercayaan adalah kerabat terbaik; Nibbāna adalah kebahagiaan tertinggi.
Dhammapada 204 · Sukhavagga
Tumhehi kiccamātappaṃ, akkhātāro tathāgatā;Paṭipannā pamokkhanti, jhāyino mārabandhanā.
Engkau sendirilah yang harus berusaha; para Tathāgata hanya menunjukkan jalan. Mereka yang bermeditasi dan menempuh jalan ini akan terbebas dari belenggu Māra.
Dhammapada 276 · Maggavagga
“Sabbe saṅkhārā aniccā”ti, yadā paññāya passati;Atha nibbindati dukkhe, esa maggo visuddhiyā.
“Segala sesuatu yang berkondisi tidak kekal” — apabila seseorang melihat hal ini dengan kebijaksanaan, ia akan berpaling dari penderitaan. Inilah jalan menuju kesucian.
Dhammapada 277 · Maggavagga
Sabbadānaṃ dhammadānaṃ jināti, sabbarasaṃ dhammaraso jināti;Sabbaratiṃ dhammarati jināti, taṇhakkhayo sabbadukkhaṃ jināti.
Pemberian Dhamma mengalahkan segala pemberian; rasa Dhamma mengalahkan segala rasa; kegembiraan dalam Dhamma mengalahkan segala kegembiraan; padamnya nafsu keinginan mengalahkan segala penderitaan.
Dhammapada 354 · Taṇhāvagga
PRAKTIK MALAM INI
Karaṇīyam atthakusalena,yan taṃ santaṃ padaṃ abhisamecca;sakko ujū ca suhujū ca,suvaco cassa mudu anatimānī.
Ini harus dilakukan oleh seseorang yang terampil dalam kebajikan,yang menginginkan jalan menuju kedamaian:Ia harus mampu, jujur, dan tegak,rendah hati, lemah lembut, dan tidak sombong;
Ukuran huruf: sedang
KEBAKTIAN UMUM MINGGU
Sutta Cinta Kasih
Paritta 9 dari 12
Purnama Tilem Aṭṭhamī
DI SEKITARMU
KONSEP
Segala sesuatu muncul karena kondisi, dan lenyap ketika kondisinya lenyap.
"Seperti dua ikat buluh yang berdiri saling bersandar. Bila satu ikat ditarik, ikat yang lain jatuh. Bila ikat yang lain ditarik, yang satu jatuh."
Naḷakalāpī Sutta · SN 12.67
Berikutnya: Dua Belas Mata Rantai · 2 mnt
DAFTAR PELAJARAN
Ketuk untuk menetapkan tanggalnya.
Ketuk untuk membatalkan atau memulihkannya.
Tanggal belum pastiPagi — Pusat Latihan Pulau Tenang📍 Belitung ━━━━━━━━━━━━━━🔔 Ikuti & dapat pengingat:Paramita › Komunitas › Lihat kalender
Jadwal Kaṭhina 2026SLH1/2
Jadwal Kaṭhina 2026SLH2/2
Mode gelap enak dipakai untuk meditasi malam atau membaca paritta sebelum tidur. Geser untuk membandingkan.


SATU SYAIR SETIAP HARI
Pikiran mendahului segala sesuatu; pikiran adalah pemimpin, segala sesuatu dibentuk oleh pikiran. Bila seseorang berbicara atau bertindak dengan pikiran yang murni, maka kebahagiaan akan mengikutinya, bagaikan bayangan yang tak pernah meninggalkan bendanya.
Manopubbaṅgamā dhammā, manoseṭṭhā manomayā;Manasā ce pasannena, bhāsati vā karoti vā;Tato naṃ sukhamanveti, chāyāva anapāyinī.
Dhammapada 2 · Yamakavagga
Muncul di Beranda Paramita, satu syair setiap hari.
PERPUSTAKAAN
Semua tersimpan di ponsel, jadi tetap bisa dibaca tanpa internet.

Ia tidak punya apa-apa untuk diberikan. Jadi ia memberikan dirinya.

Ia memberikan gajah kerajaan, lalu keretanya, lalu anak-anaknya. Rakyat mengusirnya.

Ia bisa menghanguskan penangkapnya dengan satu tarikan napas. Ia memilih tidak.

Enam belas tahun ia pura-pura lumpuh, tuli, dan bisu. Ia takut takhta, bukan mati.

Dua perempuan mengaku ibu dari bayi yang sama. Anak berumur tujuh tahun yang memutuskan.

Kapalnya tenggelam, tak ada daratan. Ia terus berenang, dan seorang dewi bertanya mengapa.

Raja ingin masuk surga. Penasihatnya berkata: kurbankan putramu sendiri.

Rajanya kalah main dadu dan mempertaruhkannya. Ia ikut pemenangnya, karena sudah berjanji.

Para dewa mengundangnya tinggal di surga. Ia menolak: surga itu bukan hasil usahanya.

Seorang raja memanahnya tanpa alasan. Kata pertamanya bukan kutukan, tetapi pertanyaan.

Raja yakin tak ada hidup setelah mati. Seorang petapa memintanya meminjamkan uang.

Ia menggendong anaknya yang sudah mati dari rumah ke rumah, mencari obat.

Ia menulis bahwa delapan angin pun tak bisa menggoyahkannya. Balasannya satu kata.

Kalimat paling sering disalahpahami dalam Zen. Konteksnya mengubah artinya.

UJI COBA
Paramita sedang diuji sebelum terbit di Google Play. Dua langkah, sekitar dua menit, dari ponsel Android.
Ketuk Gabung ke grup, lalu sekali lagi di kotak yang muncul. Pakai akun Google yang sama dengan di ponselmu.
Buka grup pengujiPilihan email di kotak itu boleh dibiarkan. Grup ini hanya daftar penguji: tidak ada obrolan, dan kami hanya mengirim kabar penting soal uji coba.Tautan pemasangan dibuka setelah Google menyetujui uji cobanya, sebentar lagi. Kami kirim tautannya lewat grup, jadi cukup gabung dulu.
Mohon biarkan terpasang setidaknya 14 hari. Google mensyaratkan ini sebelum Paramita bisa terbit untuk semua orang.
Paramita baru ada untuk Android.
Gratis · tanpa iklan · tanpa pelacak · server di Jakarta





